Warteg.Org -
Anda penyuka bebek goreng? bebek bakar? atau bebek yang diolah untuk
menu lainnya? Hampir di setiap jalan sekarang sepertinya sangat mudah
untuk menemukan penjual menu makanan ini. Selain memang harganya tidak
terlalu mahal, bebek goreng yang disajikan selagi masih panas memang
terasa nikmat sekali dimakan dengan sambal pedas.
Kota
Tegal termasuk pusat peternakan bebek alias itik. Jika anda pernah
lewat jalan Pantura, lewat atau mampir di terminal kota Tegal, maka di
belakang, di seberang jalan dan di seberang Kali Kemiri itulah lahan -
lahan peternakan bebek banyak dijumpai.
Moyang
bebek berasal dari Amerika Utara, Bebek Liar alias Wild Mallard. Sejak
dahulu dipelihara dan menjadi jinak hingga sekarang namanya Bebek
Ternak.
Selain
di Kota Tegal pusat ternak bebek banyak dijumpai juga di Brebes dan
Mojosari. Sedangkan di luar pulau Jawa, ternak bebek terpusat di Bali,
Lombok serta Kecamatan Alabio, Kabupaten Amuntai di Kalimantan. Di
negara lain bebek di ternak di Malaysia, Filipina, Inggris, Perancis,
negara - negara Amerika Selatan dan Amerika Utara.
Dibagi menurut tipenya, bebek di kelompokkan menjadi tiga:
- Bebek Pedaging: Cayuga, Aylesbury, Muscovy, Rouen, Peking
- Bebek Petelur: Khaki Campbell, Buff Orpington, CV 2000-INA, Indian Runner
- Bebek Ornamental / di pelihara sebagai binatang kesayangan: East India, Mandariun, Grey Call, Wood, Crested, Blue Swedish
Bibit unggul bebek yang diternakkan di Indonesia adalah jenis
bebek petelur: bebek tegal, khaki campbell, alabio, mojosari, bali, CV
2000-INA dan lainnya yang merupakan produk dari Balai Penelitian Ternak
Ciawi, Bogor.

Jika
anda berniat membudidayakan bebek, maka persyaratan lokasi dan teknis
budidaya bebek tersebut harus anda pahami dahulu. Mengenai lokasi
kandang yang perlu diperhatikan adalah: letak lokasi
lokasi jauh dari keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai
letak transportasi
yang mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi
lingkungan
kandang mempunyai iklim yang kondusif bagi produksi
ataupun produktivitas
ternak bebek serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran
dalam
beberapa periode produksi.
Untuk pedoman
teknis budidaya, silahkan anda baca pedoman yang saya ambil juga dari
salah satu website kementerian riset dan teknologi.
Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri,
terutama dalam hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu (1).
Perkandangan; (2). Bibit Unggul; (3). Pakan Ternak; (4). Tata Laksana
dan (5). Pemasaran Hasil Ternak.
- Penyiapan Sarana dan Peralatan
- Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
- Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
- Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan
kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian
kandang
- Model kandang ada 3 (tiga) jenis yaitu:
- kandang untuk anak bebek (DOD) pada masa stater bisa
disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m 2 mampu menampung
50 ekor DOD
- kandang Brower (untuk bebek remaja) disebut model kandang
Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
- kandang layar ( untuk bebek masa bertelur) modelnya
bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam
satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok)
dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor bebek dewasa
( masa bertelur atau untuk 30 ekor bebek dewasa dengan
ukuran kandang 3 x 2 meter).
- Kondisi kandang dan perlengkapannya
Kondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup
sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapannya berupa
tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan
lain yang bermaksud positif dalam managemen
- Pembibitan
Ternak bebek yang dipelihara harus benar-benar merupakan ternak
unggul yang telah diuji keunggulannya dalam memproduksi hasil
ternak yang diharapkan.
- Pemilihan bibit dan calon induk
Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara untuk memperoleh bibit bebek yang baik adalah sebagai berikut :
- membeli telur tetas dari induk bebek yang dijamin keunggulannya
- memelihara induk bebek yaitu pejantan + betina bebek
unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya
pada mentok, ayam atau mesin tetas
- membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah
dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi
dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yang baik adalah
tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.
- Perawatan bibit dan calon induk
- Perawatan Bibit
Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan,
hendaknya
ditangani secara teknis agar tidak salah rawat.
Adapun
penanganannya sebagai berikut: bibit diterima
dan ditempatkan
pada kandang brooder (indukan) yang telah
dipersiapkan
sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan
dalam
brooder adalah temperatur brooder diusahakan
yang anak bebek tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder
(box) untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD,
tempat
pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan
yaitu jenis
pakan bebek fase stater dan
minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.
- Perawatan calon Induk
Calon induk bebek ada dua macam yaitu induk untuk produksi
telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan
keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk
produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan
1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.
- Reproduksi dan Perkawinan
Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan untuk mendapatkan
telur tetas yang fertil / terbuahi dengan baik oleh bebek jantan.
Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu bebek
hand mating / pakan bebek yang dibuat oleh manusia dan nature
mating (perkawinan bebek secara alami).
- Pemeliharaan
- Sanitasi dan Tindakan Preventif
Sanitasi kandang mutlak diperlukan dalam pemeliharaan bebek
dan tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan
sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.
- Pengontrol Penyakit
Dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh.
Cacat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang
sehat pada bebek.
- Pemberian Pakan
Pemberian pakan bebek tersebut dalam tiga fase, yaitu fase
stater (umur 0–8 minggu), fase grower (umur 8–18
minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga
fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya)
dengan kode masing-masing fase. Cara memberi pakan tersebut
terbagi dalam empat kelompok yaitu:
- umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray
feeder)
- umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran
dilantai
- umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
- umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7
hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan
permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%.
Setelah itu pemberian pakan bebek secara ad libitum (terus
menerus).
Dalam hal pakan bebek secara ad libitum, untuk menghemat
pakan biaya baik tempat ransum sendiri yang biasa diranum
dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung
tulang, bungkil feed suplemen.
Pemberian minuman bebek, berdasarkan pada umur bebek juga
yaitu :
- umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah
vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak
ayam.
- umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan
air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
- umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi
panjang dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm
untuk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
- Pemeliharaan Kandang
Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya
agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang
ada.
Secara garis besar penyakit bebek dikelompokkan dalam dua hal yaitu:
- penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus,
bakteri dan protozoa
- penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata
laksana perkandangan yang kurang tepat
Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada bebek adalah:
- Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin
pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
- Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.
Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone
melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin
yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat.
- Hasil Utama
Hasil utama, usaha ternak bebek petelur adalah telur bebek
- Hasil Tambahan
Hasil tambah berupa induk afkir, bebek jantan sebagai ternak daging
dan kotoran ternak sebagai pupuk tanam yang berharga
Kegiatan pascapanen yang bisa dilakukan adalah pengawetan. Dengan
pengawetan maka nilai ekonomis telur bebek akan lebih lama dibanding
jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yang tidak diberikan perlakuan
pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur
ruangan bahkan akan segera membusuk. Adapun perlakuan pengawetan
terdiri dari 5 macam, yaitu:
- Pengawetan dengan air hangat
Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur bebek yang
paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama
20 hari.
- Pengawetan telur dengan daun jambu biji
Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu
telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan
berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
- Pengawetan telur dengan minyak kelapa
Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara
ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
- Pengawetan telur dengan natrium silikat
Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak
berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi
pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5
bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan
natrium silikat10% selama satu bulan.
- Pengawetan telur dengan garam dapur
Garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi
25-40% selama 3 minggu.
Setelah membaca artikel ini, apakah anda berniat berinvestasi di
budidaya bebek? Jika benar, tak salah jika kota Tegal sangat tepat
sebagai tempat berinvestasi anda. Selamat berbudidaya!
Dari berbagai sumber.